Visual Nusantara – Sorotan tajam mengarah ke Lisandro Martinez jelang laga besar Manchester United, namun justru di momen debut Michael Carrick, seorang legenda Setan Merah angkat suara.
Rio Ferdinand tampil pasang badan membela bek Argentina itu setelah kritik keras dari sesama ikon klub dinilai sudah melenceng dari batas analisis sepak bola.
Rio Ferdinand akhirnya buka suara menyikapi gelombang kritik yang menghantam Lisandro Martinez. Mantan bek ikonik Manchester United itu membela juniornya yang menjadi sasaran komentar pedas dari dua eks pemain Setan Merah lainnya, Paul Scholes dan Nicky Butt.
Ketegangan ini tidak muncul dari ruang ganti, melainkan berkembang di ruang publik. Isunya mencuat tepat sebelum Derby Manchester, laga prestisius yang justru berakhir manis bagi United dengan kemenangan 2-0 atas Manchester City di Old Trafford.
Ferdinand menilai kritik yang diarahkan kepada Martinez telah melampaui batas wajar. Baginya, komentar tersebut tidak lagi murni soal performa di lapangan, melainkan mulai menyentuh aspek personal. Inilah yang membuatnya merasa perlu turun tangan membela bek asal Argentina itu.
Awal Polemik: Kritik Legenda MU yang Dinilai Kebablasan
Polemi k bermula dari pernyataan Scholes dan Butt yang mempertanyakan kualitas serta konsistensi Martinez di tengah performa United yang sempat tidak stabil. Komentar itu disampaikan melalui media dan podcast, lalu memantik reaksi langsung dari sang pemain.

Usai kemenangan atas City, Martinez memilih angkat bicara. Ia menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari sepak bola, namun seharusnya disampaikan secara terbuka dan langsung.
“Dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Saya sudah bilang, jika ingin menyampaikan sesuatu, datang dan bicarakan langsung,” ujar Martinez. Menurutnya, mengomentari dari balik layar televisi jauh lebih mudah dibanding berbicara tatap muka.
Respons itu memunculkan reaksi lanjutan. Paul Scholes menanggapinya dengan nada bercanda, sementara Nicky Butt menegaskan bahwa komentarnya tidak bermuatan personal dan mengakui performa apik Martinez di laga derby.
Rio Ferdinand: Ini Bukan Konflik Pribadi
Melihat eskalasi situasi, Rio Ferdinand mencoba meluruskan narasi. Lewat kanal YouTube pribadinya, ia menilai isu tersebut dibesar-besarkan dan diarahkan seolah-olah menjadi konflik internal.
“Ini bukan perseteruan. Ada beberapa hal minggu ini yang terasa berlebihan dan cenderung personal,” kata Ferdinand.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya kerap berkomunikasi dengan Martinez dan mengenalnya sebagai pemain dengan mental juara. Menurut Ferdinand, Martinez adalah sosok yang haus kemenangan dan ingin mengembalikan standar tinggi Manchester United.
“Dia ingin tampil maksimal, menang, dan membawa klub ini kembali ke level seharusnya,” ujarnya.
Ferdinand juga menekankan bahwa respons Martinez bukan bentuk tantangan agresif. “Dia tidak mengajak berkelahi. Dia hanya bilang, mari berbicara langsung jika ada masalah,” jelasnya.
Jawaban Martinez Hadir di Lapangan
Alih-alih larut dalam polemik, Lisandro Martinez memilih menjawab kritik lewat performa. Dalam Derby Manchester, ia tampil kokoh sebagai jantung pertahanan United dan sukses membatasi ruang gerak Erling Haaland.
Penampilan tersebut menjadi salah satu kunci kemenangan Manchester United sekaligus momen manis debut Michael Carrick sebagai manajer interim di Old Trafford.
Ferdinand pun menyoroti status Martinez sebagai juara dunia bersama Argentina. “Kita bicara soal pemain yang tahu bagaimana caranya menang,” ucapnya.
Meski sempat diterpa cedera lutut serius di awal musim, Martinez kini kembali menjadi figur penting di lini belakang United, terutama di tengah krisis bek yang melanda tim.
Di tengah kritik tajam para legenda, Martinez membuktikan bahwa jawaban terbaik tidak selalu datang lewat pernyataan, melainkan lewat konsistensi dan performa nyata di atas lapangan. (RM)
